Secara umum baterai ponsel ada dua jenis yaitu jenis Ni-MH dan Li-Ion (Lithium Ion). Teknologi yang dipakai pada baterai jenis Ni-MH masih mengandalkan teknologi lama. Baterai jenis ini harus terlebih dahulu (low batt) baru kemudian dicas kembali untuk menghindarkan memory effect (daya ingat terhadap tenaga yang ada di dalam tubuhnya). Lain halnya dengan baterai jenis Li-Ion, jenis ini dapat dicas tanpa harus menunggu tenaga baterai benar-benar habis. Begitupun kualitas baterai tetap akan menurun bila kita terus menerus mengisi baterai dalam keadaan tenaga di dalamnya masih cukup.
Berikut beberapa tips perawatan dan pemakaian agar baterai ponsel Anda tetap awet :
1. Baterai Asli
Pakailah baterai yang asli. Sekalipun harga baterai original lebih mahal tapi performa yang ia perlihatkan jauh lebih kuat dibanding baterai tiruan. Pada beberapa pabrikan, pemakaian baterai palsu dapat menggagalkan garansi ponsel tersebut.
2. Pengecasan Pertama
Untuk pengecasan baterai yang pertama sekali dan yang kedua, caslah baterai ponsel Anda antara 6-8 jam. Sekalipun indikator baterai di ponsel sudah penuh tapi tetaplah dicas. Pengecasan pertama ini sangat mempengaruhi usia dan kinerja baterai ponsel.
3. Ponsel Harus Pada Posisi off.
Jangan menyalakan ponsel sewaktu baterai sedang dicas. Ponsel harus dalam keadaan off. Jika ponsel menyala maka terjadi arus masuk dan keluar secara bergantian yang akan merusak molekul di dalam baterai serta mengakibatkan terjadinya memory effect pada baterai. Baterai yang sering dicas dalam keadaan ponsel on akan mengakibatkan permukaannya sedikit gembung.
4. Lama Pengecasan
Perhatikan lamanya pengecasan. Baterai yang sudah terisi penuh tapi masih terus dicas akan merusak komponen baterai. Bagi Anda yang tidak mau pusing soal ini, di pasaran sudah tersedia charger otomatis.
5. Pengecasan di Mobil
Usahakan untuk tidak melakukan pengecasan pada sumber listrik di mobil. Arus listrik di mobil sering tidak stabil (naik turun) sehingga menyebabkan arus tidak masuk ke dalam baterai ponsel Anda.
6. Gunakan Fitur Seperlunya
Gunakanlah fitur ponsel seperlunya saja. Ponsel semakin lama memang semakin canggih, Beberapa merek bahkan dapat menggunakan sim card ganda. Tapi Anda tentu tidak akan mengaktifkan bluetooth, GPRS atau infra merah bila sedang mengendarai mobil atau sepeda motor, bukan? Dan kami yakin Anda juga tidak memerlukan fungsi 'getar' diaktifkan bila Anda sedang berada di rumah. Mengaktifkan fitur-fitur tersebut akan menambah beban kerja baterai ponsel.
7. Istirahat
Matikan ponsel bila tidak digunakan dalam jangka waktu yang lama, dan kalau memungkinkan copot baterai dari dalam ponsel. Bila baterai ini dipasang kembali, cara pengecasan sama seperti pengecasan baterai yang baru.
8. Konektor Baterai
Bersihkan pin dan konektor baterai dengan kapas pembersih atau kertas tisu. Pin yang kotor akan mengurangi performa baterai. Lakukan ini setiap enam bulan.
NB : Bila Anda membeli ponsel bekas, untuk memeriksa keadaan baterai, coba ambil baterai tersebut dan putar di atas permukaan meja kaca. Baterai yang masih baik putarannya kencang, sebaliknya baterai yang sudah rusak putarannya lambat.
Baterai mengandung unsur-unsur kimia. Untuk itu jangan buang sembarangan. Mudah-mudahan tips ini dapat menambah pengetahuan pembaca kami. Be original, be safe and safe our planet.
Tips

Tidak ada komentar:
Posting Komentar